Cari Blog Ini

Daftar hanya 3 menit, perpustakaan terbesar di Rusia ini menyajikan jutaan buku Bagus!

Daftar hanya 3 menit, perpustakaan terbesar di Rusia ini menyajikan jutaan buku Bagus!

Pada Selasa 12 April 2016, Sebagai Mahasiswa Higher School Of Economics-Moscow saat ini Kami sedang libur kuliah, Kami memutuskan untuk pergi mengunjungi Perpustakaan Negeri Rusia (Russian State Library), perpustakaan terbesar di rusia dan nomor lima terbesar di dunia dengan koleksi sejumlah 44,4 juta buah. 
Di gerbang bangunan yang megah, masih terpampang nama V. I. Lenin State Library of the USSR. Ya nama ini dipakai sejak 1925 sampai 1992 sebelum diubah menjadi the Russian State Library, untuk sejarah dan detail perpustakaan bisa di lihat di Web Resmi Perpustakaan dan Wikipedia tentang Perpustakaan Negeri Rusia
Membaca buku bagus di perpustakaan yang bagus ini bisa menjadi salah satu kenikmatan terbesar dalam hidup. Baik untuk membaca fiksi, non fiksi, atau buku ilmiah yang berat dan tebal, tulisan ini akan bercerita tentang kunjungan ke perpustakaan terbesar di Rusia dengan 2 tema utama yaitu : panduan mendapatkan kartu akses perpustakaan dan panduan membaca koleksi-koleksinya.

A. Mendapatkan kartu akses perpustakaan

1. Mendatangai kantor registratsi
Kami sudah tidak sabar untuk membaca dan masuk ke perpustakaan. Namun petugas informasi segera memberi penjelasan bahwa kami harus memiliki kartu akses terlebih dahulu untuk masuk.
Jangan ulangi kesalahan kami, bila baru pertama kali sebaiknya pergi ke Kantor registrasi yang berada di Pintu dua (Moscow, Vozdvizhenka, 3/5, entrance 2. Tel. +7 (495) 695-57-90).
Di dalam ruangan ini ditata sedemikian rupa seperti di Bank. Petugas keamanan akan menanyakan keperluan dan mengarahkan tata cara selanjutnya.
2. Siapkan ID, kartu pelajar, Isi Formulir dan Ambil nomor antrian
Semua proses pendaftaran ini bebas biaya. Untuk orang rusia maupun orang asing, tidak ada perbedaan dalam syarat dan ketentuan mendapatkan kartu akses perpustakaan. Saat itu kami hanya perlu membawa kartu ID (Paspor dan Visa) serta kartu pelajar Higher School of Economics.
Isi formulir seperti contoh yang tersedia lalu ambil nomor antrian.

3. Pengambilan Foto dan Kartu
Ruangan ini ditata seperti bank. Kami hanya perlu melihat nomor antrian yang tersedia di layar utama, lalu menuju bilik kecil untuk input data dan pengambilan foto. Tidak sampai 3 menit, semua proses telah selesai. 

Alhamdulillah, kartu Kami sudah tercetak, petugas akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum memberikannya. Setelah kartu akses perpustakaan berfungsi dengan baik, ucapkan Spasiba kepada petugas yang baik hati.

B. Membaca Buku di Perpustakaan 
1. Buat Agenda selama di Perpustakaan 
Rencanakan agenda, Kita harus memanfaatkannya dengan bijak. Bila kita mengatur waktu, kita tidak akan akan merasa dikejar atau terburu-buru dan bisa menghindari kebingunngan.
Selama di perpustakaan kartu akses akan sering digunakan. Dipintu masuk kita akan diberikan kertas merah berisi nama identitas dan kertas agenda membaca. 
Benar, di perpustakaan ini ada kertas agenda membaca, berisi daftar buku dan waktu membaca yang akan ditulis dalam kertas merah tersebut. Jangan sampai kehilangan kertas ini, karena harus dikembalikan di pintu keluar.
Kartu akses, Nota Catatan Koleksi dan Kertas agenda membaca


Oia, Kalau agenda kita adalah menjelajah, inilah rahasia dari kami:
• Terdapat 3 Lantai di perpustakaan ini
• Lantai satu terdiri dari katalog online dan ruang untuk terbitan berkala dan buku baru
• Lantai Dua terdiri dari ruang receptionis untuk pengambilan dan pengembalian buku, ruang baca satu, central catalogue system dan ruang buku militer 
• Lantai Tiga terdiri dari ruang receptionis untuk pengambilan dan pengembalian buku, ruang baca dua, ruang foto kopi, ruang publikasi nonbuku, museum koleksi tua dan conference hall.
• Cek detail mengenai ruangan perpustakaan di http://www.rsl.ru/en/s1/s12/s124177/ 

Kalau agenda kita membaca buku-buku, inilah rahasia dari kami
• Ini adalah perpustakaan terbesar di Rusia dan nomor lima terbesar di dunia dengan koleksi sejumlah 44,4 juta buah. 
• Ada beberapa ruang seperti perpustakaan pada umumnya, namun buku-buku yang tersedia harus diambil oleh petugas. Kita akan diminta nota catatan katalog.
• Buku-buku koleksi sebagian besar diletakan didalam katalog sentral. kita hanya perlu mencetak nota catatan katalog dan menuju ruang receptionis pengambilan dan pengembalian buku.

2. Pilih beberapa Buku. 
Bila Kita membaca untuk kesenangan sendiri, mungkin Kita ingin memilih buku fiksi atau nonfiksi yang merupakan ketertarikan umum. Bila Kita membaca untuk mengerjakan tugas, mungkin Kita ingin memilih buku, jurnal dan terbitan berkala. Ada jutaan buku-buku seperti itu disini. 
catalogue online, benar-benar seperti ATM
Gunakanlah layanan catalogue online yang tersedia, mesin ini seperti ATM yang hanya bekerja dengan kartu akses. Kita hanya perlu mengetik nama buku, memilih jangka waktu membaca buku dan submit detail data tersebut, lalu nota catatan katalog serupa nota catatan ATM sudah Kita miliki. 
Cek detail mengenai catalogue online di http://search.rsl.ru/ 
Di nota catatan katalog itulah Kita mendapatkan info detail tentang waktu dan lokasi pengambilan dan pengembalian buku. 

3. Dapatkan buku yang ingin Kita baca. 
Ada beberapa cara berbeda untuk mendapatkannya: 
• Tunjukan nota catatan katalog buku dan kertas agenda membaca
• Mendapatkan buku di dalam rak buku
• Mendapatkan buku di receptionis lantai dua atau lantai tiga


Setelah Kita mendapatkan buku yang Kita inginkan. Cari tempat yang nyaman untuk duduk, ada berbagai lokasi yang bisa Kita pilih. Pastikan ada banyak cahaya dan buka sampul depannya. Mulai dari permulaan, yang biasanya merupakan bab pertama kecuali bila ada bagian pendahuluan, dan baca setiap halaman berurutan sampai buku tamat. 

Terakhir,,
Kembalikan buku yang telah and baca ke receptionis pengembalian buku. so kesimpulannya adalah :

"Yang paling unik adalah di Perpustakaan ini mirip-mirip Bank dalam proses pelayanan. Ga ada ribet jingke dan jongkok mencari buku. kita hanya menunjukan kertas nota catatan katalog dari mesin katalog dan petugas akan mengambilkan buku kita."

Oia sayangnya Kita langsung beranjak pulang ke Asrama Tercinta, Dormitory No.1 HSE Moscow. Kami lupa bertanya bagaimana cara meminjam koleksi perpustakaan, mungkin kamu tahu ?? Silahkan tambahan infonya.

   

Azmi Muharom
Mahasiswa Asian Studies
National Research University,Higher School of Economics, Moscow
@azmihalo

Kebangkitan Budaya Penelitian

Mengapa saat ini Amerika Serikat sangat produktif menerbitkan jurnal ilmiah? Ternyata hal ini berkaitan dengan budaya penelitian di Amerika Serikat yang tertuang dalam ungkapan publish or perish: terbitkan atau binasakan. 



Bila ingin menjadi pengajar atau profesor tetap di universitas, seseorang harus mampu mengajar dan memublikasikan karya ilmiahnya.Jika tidak mampu,pihak universitas bisa memberhentikan pengajar tersebut kapan saja. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) baru saja meluncurkan kebijakan bagi calon sarjana S-1,S-2,dan S-3.

Dalam Surat Dikti No 152/E/T/2012 disebutkan bahwa mahasiswa program S-1 harus memiliki makalah yang terbit di jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan, program S-2 harus ada makalah yang terbit di jurnal ilmiah terakreditasi Dikti, dan S-3 harus ada makalah yang terbit di jurnal internasional. Dengan memperhatikan segala kontroversinya, Dikti sebaiknya mengadopsi budaya penelitian di Amerika Serikat dan melakukannya bertahap. 

Misalnya dengan memberikan penghargaan untuk dosen yang menerbitkan karya ilmiah di tingkat internasional guna memacu kinerja mereka sekaligus menyuburkan budaya penelitian di kampus.Jika sebuah universitas memiliki dosen-dosen mumpuni dalam penelitian, pastilah lahir pula mahasiswa yang mumpuni dalam meneliti. Gagasan Dikti yang inovatif dan merangsang calon sarjana untuk berkarya ini juga perlu dilakukan bertahap. 

Misalnya kewajiban itu secara bertahap diberlakukan bagi program studi yang terakreditasi A, tentu setelah dilakukan simulasi agar tidak menerbitkan jurnal ilmiah asal-asalan atau sekadar formalitas. Di balik segala kekurangan yang ada, kita harus tetap optimistis. Meski Indonesia dikategorikan sebagai negara yang budaya penelitiannya masih ketinggalan,pada bidang kedokteran ternyata mulai bangkit mengisi jurnal internasional. 

AZMI MUHARAM 
Mahasiswa Hubungan Internasional 
FISIP UIN Jakarta

Perpustakaan sebagai gerbang kebudayaan

Julius Caesar, sang Raja Roma, pernah menyerang ke Mesir. Namun, ternyata Mesir memiliki tentara yang amat kuat.

Saking kuatnya, dia beserta pasukannya terjepit. Dalam keadaan terjepit itulah Caesar memiliki ide untuk menghindari tentara musuh, yaitu dengan cara membakar perpustakaan besar Mesir yang bernama Bibliotheca Alexandria. Ternyata Caesar berhasil meloloskan diri dari kepungan tentara Mesir. Rupanya dia tahu betul bahwa orang-orang Mesir sangat menghargai perpustakaannya. Dari cerita di atas, tersirat bahwa perpustakaan yang berisi buku dan arsip yang pada waktu itu tercatat sejumlah 700.000 gulungan papirus merupakan sesuatu yang sangat berharga.
Bahkan harganya jauh lebih tinggi dari seorang Raja Roma sehingga mereka rela meloloskan musuhnya demi untuk menyelamatkan perpustakaan yang terbakar. Perpustakaan adalah gerbang kebudayaan yang luas,begitulah Greenhalgh dan Worpole mendefinisikan perpustakaan.Tampaknya Mesir saat itu sadar melalui perpustakaan kebudayaan yang luas sedang dibentuk.Perpustakaan menyediakan pengetahuan yang mereka peroleh lalu diwariskan ke generasi berikutnya dan digunakan sebagai jembatan perantara dalam meningkatkan peradaban. Bila buku ibarat jendela ilmu pengetahuan,maka perpustakaan adalah gudangnya ilmu pengetahuan.
Karena perpustakaan menyimpan buku-buku dan beragam jenis informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh para pengunjungnya.Perpustakaan juga secara tidak langsung menjadi pasar bagi para transaksional ilmu pengetahuan, tempat bertemunya para pembeli ilmu pengetahuan dan beragam informasi yang harganya tidak dapat diukur dengan materi. Perpustakaan merupakan bagian investasi pendidikan jangka panjang yang amat berharga dalam menuju sebuah peradaban yang maju. Buku dan perpustakaan adalah dua sejoli yang dirindukan dan dibutuhkan oleh siapa pun.
Namun terkadang, tidak jarang di antara kita mengabaikannya. Faktanya ialah banyak daerah di Indonesia membutuhkan buku-buku yang bermutu dan belum tersentuh perpustakaan, tetapi di sisi lain perpustakaan yang sudah ada minim sekali pengunjung. Perpustakaan juga belum menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda Indonesia.Pergi ke perpustakaan bukan pilihan yang menarik bagi para generasi muda yang menganggap nongkrong di mal lebih menarik.Banyak yang pergi ke perpustakaan hanya ketika sudah kepepet mencari bahan untuk tugas.
Bahkan kadangkala ada yang menilai pergi ke perpustakaan itu hanya untuk anak-anak kutu buku. Untuk menghadapi kondisi itu tentu harus ada inovasi agar generasi muda Indonesia tertarik datang ke perpustakaan.Misalnya salah satu yang bisa menjadi daya tarik adalah menjadikan perpustakaan memiliki fasilitas internet yang terhubung dengan data koleksinya. Menurut World Bank, di antara indikasi Pembangunan Dunia ialah meningkatnya pengguna internet.
Indonesia perlu bangga karena berdasar data teranyar Internet World Stats, Indonesia menjadi negara penyuplai pengguna internet terbesar kelima di Asia setelah China,India,dan Jepang.Dalam hal ini peluang besarnya jumlah pengguna internet di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk menarik pengunjung menjelajah perpustakaan yang sudah ada. Hal ini tentu harus didukung bersama antara pemerintah dan masyarakat luas, terlebih lagi generasi muda penerus bangsa.
Dengan tersedianya akses internet atau hot spot areayang baik oleh pemerintah, tentu akan menarik masyarakat mengunjungi perpustakaan,bahkan betah berlama-lama di perpustakaan,dari perpustakaan inilah generasi yang cerdas lahir dan akan membawa negeri ini ke arah yang lebih baik.●

Seputar Indonesia 17 Juni 2013

Mengapa Berkuliah di Universitas HSE Moscow, Russia.

Mari kita mulai dari pertanyaan Mengapa Berkuliah di Moskow, Rusia?


Universitas terkemuka Rusia menawarkan jangkauan terluas dalam program pendidikan, dan banyak diantaranya berada di Moscow.
Universitas paling populer di Rusia, dan sangat terkenal untuk pencapaian luar biasa dalam ilmu alam (60 di dunia) dan  humaniora (79 di dunia) adalah Lomonosov Moscow State University atau Lomonosov MSU / MGU.
Lembaga yang paling bergengsi dalam humaniora di Rusia dan universitas paling global Rusia, Moscow State Institute of International Relations atau MGIMO juga di kota ini.
Lainnya, Lembaga satu ini paling terkemuka di Federasi Rusia dalam pelatihan spesialis berkualitas tinggi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan modern dan teknologi, mungkin sepadan untuk mengatakan di Amerika Serikat ada Massachusetts Institute of Technology, dan di sini kita memiliki Moscow Institute of Physics and Technology (State University) dan Bauman Moscow State Technical University

Dan salah satu Universitas Riset terkemuka di bidang ilmu nuklir dan pemimpin di Rusia dibidang pertahanan adalah National Research, Nuclear University MEPhI (Moscow Engineering Physics Institute)
Terakhir, universitas yang menawarkan kurikulum multidisiplin dengan fokus pada ilmu-ilmu sosial, ekonomi-bisnis, matematika dan ilmu komputer yaitu National Research University, Higher School of Economics dan mungkin Peoples' Friendship University of Russia RUDN

2. Universitas Di Moskow sangatlah Internasional
Universitas-universitas global Rusia telah menjadi sebuah rumah akademik untuk lebih dari sepuluh ribu mahasiswa internasional dari seluruh dunia, selama hampir 60 tahun dan telah memungkinkan mereka untuk berkembang sebagai pemimpin di sektor swasta dan publik secara global.

Semua universitas terkemuka juga telah bergabung dengan European Universities Association dan Bologna Accord.

3. Kehidupan Sosial Pelajar Internasional yang akbar di Rusia
Di luar studi, mahasiswa internasional di Rusia akan merasakan diri mereka ditarik ke berbagai konser, dansa, hiburan, dan acara di setiap cabang olahraga yang ada. Berbagai organisasi mahasiswa mengisi agenda dengan kegiatan sosial tambahan. Tentu saja, Universitas utama yang terletak di Moskow sebagai salah satu kota besar dunia, memiliki sebuah catatan menarik dari mulai khasanah sejarah, budaya yang dinamis dan kehidupan malam yang mempesona.


1. Ini adalah National Research University
Kategori " National Research University " diberikan oleh Pemerintah Federasi Rusia sejak 10 tahun yang lalu. Cara nya, sebuah universitas yang memiliki hasil estimasi yang efisiens dalam mewujudkan program-program pembangunan dapat dikategorikan  " National Research University ". dan HSE Moskow adalah salah satu dari Universitas ini.


2. HSE di Ruang Akademik global.
HSE memiliki lebih dari seratus instruktur  asing yang berasal dari 25 negara. Sebagai universitas Rusia yang terbesar dalam memberikan kesempatan mahasiswa yang belajar secara state-funded. Teman sekelas kita sangat brilian, mereka belajar dengan beasiswa, jangan heran jika dosen merendahkan, membunuh dan menggerogoti untuk esai-esai yang kita tulis dengan buruk !.

Dan di ruang akademik, mahasiswa dinilai tidak didasarkan pada 'ujian akhir'. Kenyataannya memang bahwa ujian mengharuskan Kita untuk memiliki pengetahuan menyeluruh pada kurikulum, tetapi sebagian besar system pendidikan bergantung pada belajar mandiri, dan ini dapat menimbulkan tantangan bagi beberapa orang mahasiswa asing - tapi nampaknya itu ideal bagi kebanyakan Mahasiswa Rusia.

3. HSE berada dalam acara Kota dan Global
Di universitas ini, kita memiliki HSE April International Academic Conference. HSE didirikan sebagai sebuah universitas ekonomi, dan fakultas pertama terutama dilatih untuk menjadi ekonom, manajer dan sosiolog. Tapi pendidikan modern dalam ilmu-ilmu sosial dan ekonomi saat ini adalah interdisipliner, dengan persimpangan berbagai disiplin ilmu dan ilmu.
Maka itu, Pemenang Hadiah Nobel, para tamu Kehormatan, profesor dan profesional turut mengambil bagian dalam HSE April International Academic Conference ini. Pada tahun ini, 2016 salah satu profesor Indonesia, Prof, Mulyana dari komunikasi, Universitas Padjajaran mengambil bagian dalam program ini.

Selanjutnya, HSE tidak hanya melakukan kegiatan pendidikan dan akademik di kampus; disinlah sumber ide-ide baru dan cemerlang, serta proyek-proyek yang membangun ruang sosial dan budaya kota ini bekerja.
HSE terbuka bagi siapa saja. Kita menyebutnya, HSE Lectorium - instruktur terbaik dari HSE akan mengadakan kuliah terbuka di bidang ekonomi, sosiologi, sejarah, filsafat, sastra, psikologi dan teknik di berbagai lokasi di kota, misalnya di Gorky Park pada musim panas dan di museum-museum pada musim dingin.
Kita  juga memiliki program jangka pendek: Program Tahun Persiapan, Summer University, dan program semester di Moskow, meliputi winter school atau summer school untuk semua mahasiswa di seluruh dunia.

Untuk penutup,, Salah satu buku Andrea Hirata, kini saya kutip, "Jika kamu mampu bertahan hidup di Rusia, kamu akan mampu bertahan hidup di negara manapun."
Terimakasih



Azmi Muharom
Students of Asian Studies
National Research University Higher School of Economics, Moscow

@azmihalo

Why Study in HSE University Moscow, Russia?

Lets start with question, Why Study in Moscow Russia?

The premier Universities of Russia offer the widest range of educational programs, and many of them are located in Moscow.
The most popular university in Russia, but is especially notable for its strong performance in natural sciences (60th in the world) also for arts and humanities (79th in the world) Lomonosov Moscow State University  or Lomonosov MSU/ MGU for short.
The most prestigious humanities institution in Russia and Russia's most global university, Moscow State Institute of International Relations or MGIMO. 

The most leading institute of higher education in the Russian Federation, training highly-qualified specialist in various areas of modern science and technology, perhaps let say in USA is Massachusetts Institute of Technology, and Here we have Moscow Institute of Physics and Technology (State University) and Bauman Moscow State Technical University
And one of the leading Research Universities in the field of nuclear science and the leader in Russia is National Research, Nuclear University MEPhI (Moscow Engineering Physics Institute) 
The Last, offers a multidisciplinary curriculum with a focus on the social sciences, economic-business, mathematics and computer science National Research University, Higher School of Economics and perhaps Peoples' Friendship University of Russia RUDN.

2. Universities In Moscow Are Truly International
Russia's most global universities have been providing an academic home for than ten thousands international student from around the world, for nearly 60 years and enabling them to flourish as leaders in the private and public sector globally.

All premier universities also have joined the European Universities Association and are signatories to the Bologna accords.

3. Great Social Life Of International Students In Russia
Beyond study, international students in Russia will find themselves drawn to numerous concerts, dances, comedy nights, and events in every imaginable sport. Various student organizations fill the calendar with additional social events. Of course, the premier Universities that located in Moscow as world’s great cities, possess an array of  historical treasures, vibrant culture and dazzling nightlife.



1. It’s a National Research University
The category "national research university" is established by the Government of the Russian Federation for 10 years ago. Its means, A university that have results of estimation of efficiency of realizing the development programs can be deprived of the category "national research university". HSE Moscow is one of them.


2. The HSE in the Global Academic Space. 
HSE have more than one hundreds foreign instructors from 25 Countries. As Russia’s largest occupy of students receiving state-funded education. Our classmates is so brilliant, they are study with scholarship, don’t be surprised if your professor publicly humiliates, murder and eat away for your poorly written essays!.
And in academic, more so than this, students’ grades are not based almost exclusively on the ‘final exam’. It’s real that the exams require you to have knowledge of the entire curriculum and are quite demanding, but the system relies mostly on self-learning, and this can pose a challenge for some foreigners - but it’s ideal for most Russians.

3. The HSE in the City and Global Events 
Inside campus we have HSE April International Academic Conference. HSE was established as an economics university, and its first faculties primarily trained economists, managers and sociologists. But modern education in the social and economic sciences is interdisciplinary, with the crossroads of different disciplines and sciences. 
Nobel laureates, Honorary guests, professors and professionals take parts in this HSE April International Academic Conference. In this year, 2016 one of Indonesian professor, Prof, Mulyana from communication, Universitas Padjajaran take part in this program.

After that, HSE is not only an educational and academic campus; it is a source of new and bright ideas, as well as projects that establish a city’s social and cultural space. 
The HSE are open to anyone. We call it, HSE Lectorium – The University’s best instructors hold open lectures in economics, sociology, history, philosophy, literature, psychology and engineering at various locations in the city – at Gorky Park in the summer and in Moscow museums during the winter.
We also have Short-term programs: Preparatory Year, Summer University, and Semester in Moscow, summer schools or winter school for all students around the world.
For ending,, One of the books of Andrea Hirata, I quote, "If you survive in Russia you will be able to survive in any country."


Azmi Muharom
Students of Asian Studies
National Research University Higher School of Economics, Moscow

@azmihalo